Memotret Pelaksanaan Musrenbang di Kota Semarang

Beberapa hari yang lalu, PATTIRO Semarang mengadakan diskusi bersama beberapa Komunitas diantaranya Komunitas Candi, Komunitas Jomblang, Komunitas Pongangan dan Komunitas Nangka Sawit. Dalam diskusi ini, hal yang dibahas adalah bagaimana gambaran masyarakat komunitas mengenai pelaksanaan Musrenbang di Kota Semarang. Hal ini kami anggap penting karena kegiatan Musrenbang merupakan bagian dari proses perencanaan dan penganggaran yang akan ikut menentukan kualitas  dokumen perencanaan dan penganggaran serta keberhasilan pelaksanaannya. Untuk itulah, PATTIRO Semarang ingin memotret pelaksanaan Musrenbang di semua tingkatan, terutama dari perspektif masyarakat sipil.

Dalam diskusi ini, masyarakat komunitas menyampaikan bahwa Musrenbang yang selama ini diadakan tidak memprioritaskan bidang Sosial Budaya dan Ekonomi namun lebih menekankan pada infrastruktur saja, sehingga hasil Musrenbang seringkali belum dapat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Hal lain yang menjadi sorotan adalah belum adanya ruang partisipasi masyarakat secara penuh untuk menyampaikan usulan di tingkat SKPD, selama ini partisipasi masyarakat hanya di tingkat Kelurahan dan Kecamatan saja.

 

Melalui kegiatan ini pula, PATTIRO Semarang memberikan pemahaman kepada masyarakat komunitas mengenai program Reformasi Birokrasi yang berhubungan langsung dengan perencanaan penganggaran. Kami berharap hal ini dapat menghasilkan evaluasi penilaian kinerja birokrasi di level yang paling rendah yaitu level yang berhubungan langsung dengan masyarakat serta mampu mendorong kuantitas dan kualitas partisipasi publik dalam perencanaan penganggaran dan pelaksanaannya. 

Posted Under
Uncategorized