PDI PERJUANGAN DIDESAK COPOT RUKMA SETYABUDI

KBR68H, Jakarta – PDI Perjuangan diminta mengkaji kembali penetapan Rukma Setyabudi sebagai Ketua DPRD Jawa Tengah. Sebelumnya, Rukma disebut-sebut pernah mendapatkan status gangguan jiwa oleh RS Jiwa Amino Gondohutono, Semarang.

 Aktivis pemantau pemerintahan Semarang Pattiro, Aryanto Nugroho mengatakan, atas alasan itu Rukma tak patut menyandang jabatan penting tersebut.

“Pertama dari fraksinya atau partainya harus mengkaji ulang, baik di fraksi mau pun dari DPP meninjau ulang keputusan menaikkan Rukma menjadi ketua DPRD Jateng. Bahkan, kalau perlu diganti saja. Karena orang ini kan punya kasus, di pengadilan negeri sudah divonis,” kata Aryanto.

Rukma Setyabudi dilantik sebagai Ketua DPRD Jawa Tengah awal bulan lalu meski sebelumnya telah dinyatakan tidak waras alias gila oleh tim medis RS Jiwa Amino Gondohutono, Semarang.

Kader PDI Perjuangan ini dinyatakan gila saat berhadapan dengan kasus korupsi buku perpustakaan di Kabupaten Purworejo 2004. Karena dapat status sakit jiwa, akhirnya pengadilan tak mewajibkan penahanan selama 1,5 tahun penjara. Dalam sejumlah media Rukma membantah pernah dapat status sakit jiwa.

 

Sumber : http://www.kbr68h.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top