Kebijakan Pengadaan Program Bantuan Sosial bagi UMKM Terdampak Covid-19 di Kota Semarang

Sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) semakin terdampak, sehingga mengalami berbagai persoalan karena adanya pembatasan kegiatan fisik dan sosial (physical dan social distancing) (Andrianita, 2020). Berdasarkan pemetaan dampak COVID-19 yang dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, sekitar 56,66% UMKM di Jawa Tengah mengalami permasalahan terkait dengan pemasaran, 25,28% mengalami permasalahan pembiayaan, dan 12,12% mengalami persoalan lain-lain, serta 5% mengalami kesulitan bahan baku, dan 0,94% mengalamai kesulitan produksi (Dinkop UM, 2020). UMKM terdampak COVID-19 tersebut, termasuk yang secara geografis berada di wilayah Kota Semarang. Sesuai data yang diakses melalui diskopumkm.semarangkota.go.id, 2020, jumlah UMKM di wilayah Kota
Semarang adalah 17.594 yang tersebar di 16 kecamatan. Kertas kerja ini mencakup analisis kebijakan Pemkot Semarang terkait penanganan dampak COVID-19 UMKM dan distribusi bantuan sosial di kota Semarang.

Lebih lanjut, kertas kerja dapat diunduh di tautan ini  (INDENG)