Pattiro Semarang Bersama Delapan Pemateri Lakukan Coaching Clinic Kepada Pemenang Inovasi Pelayanan Publik

FOTO BERSAMA : Direktur Pattiro Semarang R. Widi Nugroho (depan, dua dari kiri) befoto bersama dengan juri Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) pada 12-15 Oktober 2021. (Istimewa)

SEMARANG, PATTIRO Semarang – Pattiro Semarang bersama delapan pemateri lain melakukan coaching clinic kepada TOP 20 inovator pelayanan publik dari organisasi perangkat daerah (OPD) Selasa 14 Desember 2021. Kegiatan tersebut adalah tindak lanjut dari Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Jateng 2021. Sudah berlangsung pada 12-15 Oktober 2021.

Coaching clinic sendiri menjadi komitmen dari tim juri untuk melakukan pendampingan. Tujuannya adalah untuk persiapan KIPP tingkat Nasional. Pendampingan tersebut terkait pada indikator inovasi pelayanan publik. Yakni memiliki kebaruan, efektif mengatasi masalah, memiliki kemanfaatan bagi publik, mudah direplikasi, dan memiliki keberlanjutan. Kegiatan tersebut difasilitasi oleh Biro Organisasi Jateng yang bertujuan untuk mendukung innovator dalam penyusunan proposal KIPP 2022 tingkat nasional.

Kasi Tatalaksana dan Pelayanan Publik Biro Organisasi Jateng Juwandi menuturkan tujuan coaching clinic tersebut adalah untuk persiapan KIPP Tingkat Nasional. Kegiatan tersebut diikuti oleh TOP 20 KIPP Jateng. Berfokus untuk meningkatkan kualitas penyusunan proposal dan inovasi pelayanan publik yang dibuat oleh OPD. “Pendampingan atau coaching clinic akan dilakukan dua kali. Yakni 14 Desember 2021 dan awal 2022,” bebernya.

Selain dari Pattiro Semarang yang diwakili oleh Rosihan Widi Nugroho, coaching clinic tersebut juga dihadiri oleh pemateri lain, yakni Slamet Santoso ( Undip), Suprihadi (UKS), Mustafa (Unissula), Gunarto ( Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen), Mujianto (TVRI), Rony Yuwono (Suara Merdeka), Erwin Ardian (Tribun Jateng), dan Muhammad Bisri (Kompak Jateng). (admin)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top